Pesepak Bola Terhandal

Selasa, 13 Januari 2009

Mexes Tak Akan Berkhianat


Berita Bola: Roma - Akhir-akhir ini Philippe Mexes dikabarkan akan segera meninggalkan AS Roma untuk bergabung dengan AC Milan. Namun, ia membantahnya, dengan mengatakan tak akan pernah mengkhianati Giallorossi.

Isu ini semakin mengemuka setelah bek asal Prancis itu melontarkan pujian kepada Milan, usai pertandingan antara kedua tim akhir pekan lalu. Mexes menyebut Rosssoneri telah bermain dengan baik.

Namun, ia segera mengeluarkan klarifikasi atas kabar tersebut. "Kata-kata saya telah disalah-artikan. Saya tak akan pernah mengkhianati Roma," tandasnya seperti dilansir Channel4.

"Yang saya katakan adalah Milan merupakan skuad yang hebat. Itu saja. Saya tak pernah mengatakan pergi dari sini. Semua orang yang mengenal saya tentu tahu saya tak akan pernah berkhianat," tegasnya.

Mexes masih memiliki kontrak hingga tahun 2011 dengan Roma. Oleh karena itu, ia memilih untuk menghormatinya, dan baru memikirkan masa depannya setelah kontrak itu habis.

"Saya masih memiliki kontrak hingga 2011. Hanya Tuhan yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi selama saya bahagia berada di sini, saya tak akan hengkang."

Klasemen Liga Italia Serie A Selasa, 13 Mei 2008
ITALY
P W D L GF GA Dif Pts
1 Inter Milan 18 13 4 1 32 12 20 43
2 Juventus 18 12 3 3 31 13 18 39
3 AC Milan 18 10 4 4 30 20 10 34
4 Napoli 18 10 3 5 26 16 10 33
5 Genoa 18 9 5 4 27 17 10 32
6 Fiorentina 18 10 2 6 26 16 10 32
7 Lazio Roma 18 9 3 6 29 24 5 30
8 Palermo 18 8 2 8 24 23 1 26
9 Catania 18 7 4 7 18 21 -3 25
10 Atalanta 18 7 3 8 23 22 1 24
11 AS Roma 17 7 3 7 23 25 -2 24
12 Udinese 18 6 5 7 26 27 -1 23
13 Cagliari 18 6 4 8 20 22 -2 22
14 Sampdoria 17 5 5 7 16 19 -3 20
15 Siena 18 5 4 9 13 19 -6 19
16 Lecce 18 3 8 7 16 25 -9 17
17 Bologna 18 3 7 8 20 28 -8 16
18 Torino 18 4 3 11 18 32 -14 15
19 Reggina 18 3 4 11 17 36 -19 13
20 Chievo Verona 18 2 4 12 10 28 -18 10

Rp 1,48 T dari City untuk Kaka


Berita Bola: Milan - Manchester City membuat langkah sensasional dengan mencoba menggaet Kaka. City menyiapkan dana raksasa senilai Rp 1,48 triliun untuk mengeluarkan Kaka dari AC Milan.

SportsTicker yang mengutip sebuah web yang dimiliki oleh Presiden Milan Silvio Berlusconi melaporkan bahwa delegasi City telah berada di Milan untuk membicarakan proses transfer Kaka.

"City menginginkan Kaka dengan harga berapapun dan mereka memperlihatkan kemampuannya. Saat ini, mereka sedang berada di sini dengan suatu delegasi resmi yang nyata," klaim situs tersebut.

"Garry Cook (Chief Executive City), dua perwakilan Sheik Mansour (pemilik City) dan Kia Joorabchian, yang bertindak sebagai mediator, bertemu Adriano Galliani (Wakil Presiden Milan) dan Ernesto Bronzetti (Direktur Komersial) dan membuat tawaran," lanjut pemberitaan itu.

Laporan itu mengklaim City menawarkan 100 juta euro (Rp 1,48 triliun) kepada Milan. Sementara untuk sang pemain, The Citizens juga siap mengucurkan gaji 15 juta euro (Rp 222 miliar) per tahun.

Meski tidak mengomentari berita itu secara langsung, Berlusconi kepad Corriere dello Sport menyatakan bahwa dia tidak ingin menjual playmaker berusia 26 tahunnya itu.

"Saya tidak tahu apapun tentang tawaran itu, tetapi saya berharap Kaka akan bertahan di Milan," tegas Berlusconi.

Minggu, 11 Januari 2009

Gasak Mallorca, Madrid Nomor 2


Berita Bola: Mallorca - Real Madrid berhasil menyodok ke urutan dua klasemen Liga Spanyol setelah menggasak Mallorca di Estadio Son Moix, Minggu (11/1/2009) malam WIB, dengan tiga gol tanpa balas.

Raul mencuri perhatian lebih karena pada pertandingan itu ia mencetak satu dari tiga gol tersebut dalam aksinya yang ke-500 di La Liga, yang itu semua ia lakoni bersama Los Blancos.

Selain Raul, dua pencetak gol lainnya adalah Arjen Robben dan Sergio Ramos. Robben mengulang apa yang ia lakukan ketika mencetak gol tunggal kemenangan Madrid atas Villarreal minggu lalu, sedangkan Ramos menorehkan gol pertamanya di musim ini.

Madrid yang sebelumnya berada di peringkat kelima berhasil naik ke posisi dua klasemen dengan 35 poin dari 18 partai. Skuad Juande Ramos menyalip Valencia (34) yang kemarin ditahan Villarreal, serta unggul selisih gol atas tim peringkat tiga saat ini, Sevilla.

Duel Mallorca versus Madrid berjalan relatif seimbang. Tim tamu sedikit unggul dalam penguasaan bola dengan mencatatkan 53 persen. Dalam statistik tembakan, Mallorca melepaskan 14 kali shooting dan 3 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara El Real menghasilkan sebelas tembakan dan enam di antaranya menuju tepat ke sasaran.

Pertandingan baru berjalan tiga menit, Gonzalo Higuain sudah membahayakan gawang Mallorca. Tendangan melebar penyerang Argentina itu berhasil dimaksimalkan oleh Robben untuk membuat gol. 1-0 untuk Madrid.

Selang tiga belas menit kemudian, Madrid kembali membuat publik Estadio Son Moix terdiam setelah Higuain berhasil melepaskan assist pada Raul. Kapten Madrid itu kemudian mengecoh pemain bertahan Mallorca dan menceploskan bola ke gawang Dudu Aouate.

Setelah itu, kedua tim sama-sama menyerang. Madrid kembali mendapat peluang melalui Robben. Pun Mallorca hampir memperkecil ketertinggalan jika tembakan Pierre Webó tak melayang di atas gawang Iker Casillas.

Madrid menambah satu gol lagi ke gawang Mallorca di menit ke-66. Tusukan Wesley Sneijder yang diakhiri dengan sebuah umpan menyilang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Sergio Ramos melalui tembakan first time-nya.

Susunan pemain:

Mallorca: Dudu; Nunes, Ivan Ramis (Alhassane Keita 74), Corrales, Navarro; Marti, Suarez (Jurado 45), Santana, Juan Arango (Oscar Trejo 83); Scaloni, Webo.

Madrid: Casillas; Cannavaro, Pepe, Heinze, Ramos; Gago, Lassana Diarra, Sneijder, Robben (Palanca 71); Higuain (Van der Vaart 65), Raul (Huntelaar 73).

Sengit, Messi Bawa Barca Atasi Osasuna


Berita Bola: Jakarta - Barcelona menjaga rekor tak terkalahkan di 17 pertandingannya setelah dengan susah payah mengalahkan Osasuna 3-2. Lionel Messi menjadi pahlawan dengan mencetak gol penentu kemenangan El Barca.

Dalam pertandingan Senin (12/1/2009) WIB, Barcelona berhasil membawa pulang tiga angka setelah mencetak tiga gol masing-masing melalui Samuel Eto'o (44), Xavi Hernandes (80) dan gol pamungkas Lionel Messi enam menit jelang waktu normal berakhir.

Pun Osasuna sempat membuat harapan publik Estadio Reyno de Navarra melambung dengan saat gol Miguel Flano di menit ke-63 dan Walter Pandiani (73) membuat tim tuan rumah memimpin 2-1 di pertengahan paruh kedua.

Hasil ini membuat Barcelona mempertahankan rekor tak terkalahkannya di 17 laga terakhir La Liga dan semakin kokoh di puncak klasemen dengan 47 poin. Sedangkan kekalahan membuat Osasuna semakin terpuruk di dasar klasemen hingga pekan ke-18 ini.

Sejak laga dimulai, Barcelona langsung menekan Osasuna. Peluang pun didapat oleh Messi dan Thierry Henry namun gol yang dicari masih enggan menghampiri skuad besutan Pep Guardiola.

Menjelang turun minum, barulah skor kacamata pecah. Akselerasi Messi di sisi kiri diteruskan dengan sebuah umpan menyilang ke jantung pertahanan Osasuna diteruskan Samuel Eto'o ke dalam gawang.

Saat sedang asik menyerang, Barca dikejutkan dengan sebuah serangan yang berujung tendangan sudut bagi Osasuna. Umpan corner-kick tersebut tak disia-siakan Flano yang tandukannya tandukan menjebol gawang Victor Valdes. Skor pun imbang 1-1.

Di menit 72, Osasuna berhasil membalikkan keadaan. Kerjasama manis Jaroslav Plasil dan Francisco Juanfran berhasil diteruskan Pandiani dengan finishing sempurna yang membuat kedudukan menjadi 2-1.

Dalam posisi tertinggal Barca langsung mengintensifkan serangan. Di menit ke-80, Tusukan Daniel Alves berhasil menembus pertahanan Osasuna. Bek sayap Brasil ini pun melepaskan umpan mendatar ke depan gawang, assist tersebut pun tak disia-siakan oleh Xavi yang langsung melanjutkannya dengan tembakan keras yang membobol gawang Osasuna.

Empat menit kemudian, publik tuan rumah dibuat bungkam ketika aksi Messi di sisi kiri tak bisa dihentikan oleh bek-bek Osasuna. Wonderkid asal Argentina ini pun melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotakl penalti dan bersarang di sisi pojok kanan gawang yang mengubah kedudukan menjadi 3-2.

Susunan pemain:

Osasuna: Roberto; Flano, Sergio (Josetxo 45), Monreal, Aspilicueta; Nekounam, Vadocz, Punal (Portillo 59), Plasil (Shojaei 82), Juanfran; Pandiani.

Barcelona: Valdes; Puyol, Pique, Abidal, Alves; Busquets, Keita (Bojan 77), Xavi; Henry (Iniesta 65), Eto'o (Yaya Toure 90), Messi.

Scolari Bingung dengan Chelsea


Berita Bola: Manchester - Chelsea di luar dugaan menyerah dengan skor telak 0-3 saat bertandang ke Manchester United. Bahkan Luis Felipe Scolari sampai bingung dengan performa buruk anak didiknya.

Dalam pertandingan Minggu (12/1/2009), Chelsea dipaksa pulang dengan tangan hampa dan bahkan dibuat malu setelah disungkurkan MU melalui gol-gol Nemanja Vidic (45), Wayne Rooney (63), dan Dimitar Berbatov tiga menit jelang laga usai.

Akibatnya peluang Chelsea bersaing dengan Liverpool dan MU dalam perebuatan gelar juara pun menipis. "Si Biru" memang masih berada di posisi kedua klasemen di bawah The Reds yang unggul empat poin, namun nasib Frank Lampard cs bisa saja memburuk jika "Setan Merah" yang kini duduk di urutan ketiga dengan 41 angka berhasil menyapu bersih dua laga sisa saat melawan Wigan Athletic dan Bolton Wanderers.

Hasil tersebut sekaligus menambah derita Chelsea yang hanya dua kali menang di delapan laga terakhir di Premiership saat berhadapan dengan Wes Brom (2-0) dan Bolton (2-0). Sebelum digulung MU, 'The Blues" ditahan Fulham (2-2), Everton (0-0), Newcastle United (0-0), dan dikalahkan Arsenal 1-2.

"Hasil ini adalah kerugian yang besar untuk kami," tukas Scolari pada Sky seperti dikutip Reuters. "Kami datang kemari untuk menang, dan sekarang kami harus berpikir tentang apa yang terjadi pada beberapa pemain kami."

Optimisme sebenarnya masih hidup pada diri Scolari, namun jika anak asuhnya bermain sama buruknya saat kalah dari MU, mantan pembesut Portugal ini juga tak yakin Chelsea bisa menjadi kampiun Premiership.

"Jangan berpikir jika kami kalah di satu pertandingan maka kami telah selesai. Kami masih memiliki 17 laga lagi dan kami akan bertarung hingga akhir," ujar pria Brasil ini

"Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi, namun jika kami bermain seperti ini lagi di tiga atau empat laga mendatang, kami tidak akan menang. Dan inilah saatnya bagi saya dan para pemain untuk berpikir tentang masa depan. Kami bisa kehilangan segalanya atau bisa menjadi seseorang dan lebih baik lagi," pungkas Big Phil.
Klasemen Liga Inggris
ENGLAND
P W D L GF GA Dif Pts
1 Liverpool 21 13 7 1 35 13 22 46
2 Chelsea 21 12 6 3 40 12 28 42
3 Manchester Utd 19 12 5 2 32 10 22 41
4 Aston Villa 21 12 5 4 35 23 12 41
5 Arsenal 21 11 5 5 34 23 11 38
6 Everton 21 10 5 6 29 25 4 35
7 Wigan Athletic 20 9 4 7 25 21 4 31
8 Hull City 21 7 6 8 28 39 -11 27
9 Fulham 19 6 8 5 18 14 4 26
10 West Ham Utd 21 7 5 9 26 30 -4 26
11 Newcastle Utd 21 5 8 8 28 34 -6 23
12 Bolton 21 7 2 12 22 29 -7 23
13 Sunderland 21 6 5 10 22 30 -8 23
14 Portsmouth 20 6 5 9 21 33 -12 23
15 Manchester City 20 6 4 10 38 30 8 22
16 Middlesbrough 21 5 6 10 18 30 -12 21
17 Stoke City 21 5 6 10 18 33 -15 21
18 Tottenham 21 5 5 11 20 26 -6 20
19 Blackburn 20 4 6 10 22 36 -14 18
20 West Bromwich 21 5 3 13 17 37 -20 18

Kemenangan Telak dari Big Four


Berita Bola: Jakarta - Musim lalu, hasil bagus yang dipetik Manchester United dari klub Big Four menjadi kunci mereka menjadi juara. Telatkah bila kemenangan pertama di musim ini diraih setelah separuh musim?

MU meremukkan Chelsea 3-0 dalam pertandingan ke-19 mereka di Liga Inggris, Senin (12/1/2009) dinihari WIB. Gol-gol dari Nemanja Vidic, Wayne Rooney dan Dimitar Berbatov membuat Old Trafford bergemuruh gembira.

Ini adalah kemenangan perdana The Red Devils dari anggota Big Four yang selain mereka terdiri dari Arsenal, Chelsea dan Liverpool. Tiga partai mereka melawan tiga klub di atas berakhir dengan dua kekalahan dan satu hasil imbang.

Petualangan melawan Big Four dimulai MU dengan melawat ke Anfield untuk menjumpai Liverpool, medio September tahun lalu. Sempat unggul cepat, akhirnya 'Setan Merah' harus pulang dengan kekalahan 1-2.

Sepekan kemudian MU menghadapi Chelsea, lagi-lagi di kandang lawan. Sedikit membaik, tetapi kemenangan tak juga diraih. Kegagalan mempertahankan keunggulan menjadikan MU keluar Stamford Bridge dengan hasil 1-1.

Hasil buruk lagi-lagi dipetik ketika MU kalah 1-2 dari Arsenal awal November. Meski diunggulkan, Wayne Rooney dkk saat itu tak sanggup menahan kecemerlangan seorang Samir Nasri.

Tetapi tiga hasil buruk itu dibayar lunas dengan kemenangan besar atas Chelsea. Kemenangan ini tak hanya penting karena telah membuat MU merapat ke dua besar klasemen, tetapi juga krusial karena sukses memompa kepercayaan diri para anggota pasukan Sir Alex Ferguson itu.

Hasil melawan Big Four menjadi kunci MU untuk menguasai Liga Inggris tahun lalu. Waktu itu, MU dua kali menang atas Liverpool, sekali seri dan sekali menang dari Arsenal serta sekali menang dan sekali kalah dari Chelsea. Artinya, 'Setan Merah' mengoleksi 13 poin dari probabilitas maksimal 18 poin.

Bandingkan dengan musim ini. Dari empat laga melawan Big Four, MU baru memetik empat poin. Mereka masih punya dua partai lagi melawan Arsenal dan Liverpool. Dengan asumsi dua partai kandang itu sukses dimenangi, maka maksimal MU cuma bisa meraup 10 angka, tiga angka lebih sedikit ketimbang musim lalu.

Dengan liga yang sudah menyelesaikan lebih dari separuh musim, bisa dibilang hasil atas Chelsea telat diraih MU. Musim silam, pasukan Fergie sudah memetik kemenangan atas Chelsea saat Premier League baru memasuki pekan ketujuh.

Harapan tersisa bagi Rooney cs untuk bisa menjaga peluang juara adalah menanti terpelesetnya Liverpool dan Chelsea dari lawan-lawan yang tak terduga. Namun pertanyaan selanjutnya menyembul: cukupkah?

Minggu, 04 Januari 2009

Albertini Dukung Comeback Totti


Berita Bola: Milan - Rencana Marcello Lippi untuk memanggil kembali Francesco Totti ke timnas Italia mendapat banyak dukungan. Salah satunya datang dari mantan pemain AC Milan, Demetrio Albertini.

Totti memutuskan mundur dari timnas pada 20 Juli 2007, seusai ia mengantarkan Italia juara Piala Dunia 2006. Alasannya, ia ingin lebih fokus membela AS Roma sekaligus mengurangi potensi cedera yang mulai sering mendatangi.

Roberto Donadoni, pelatih Italia pasca PD 2006, sempat memanggil kembali Totti untuk bergabung di saat kualifikasi Euro 2008. Namun kapten Roma itu menolak.

Pasca kegagalan di Euro 2008, jabatan pelatih timnas kembali ke Lippi yang membawa mereka sukses di PD 2006. Lippi lantas berniat untuk memanggil kembali Totti yang pernah begitu ia andalkan.

Rencana Lippi itu mendapat dukungan dari Albertini, meski ia memberikan syarat.

"Saya tidak tahu bila dia akan kembali ke tim nasional. Totti selalu menjadi pertimbangan karena dia adalah pemain yang luar biasa," komentar Albertini tentang rencana Lippi itu seperti dikutip Goal.

"Tapi semuanya akan bergantung kepada kondisi fisiknya bila dia ingin bermain di Piala Dunia," lanjut Albertini. "Saya berharap melihat Totti di level tertingginya."

Totti yang kini berusia 32 tahun pertama kali memperkuat negaranya di tahun 1998. Sampai menyudahi karir dua tahun lalu, Totti telah memperkuat Gli Azzurri selama 58 kali dan menyumbangkan sembilan gol.

Clik Dynamitnya, Ada Pesan Tersembunyi !

Ini Tempat Untuk Ndengerin MP3 Biar g' Bete

Ini Game Buat Kamu yg Jenuh Komputer Biah Happy

Untuk di Ingat !

THE END